Interaksi Manusia dan Komputer

APA itu IMK?
IMK atau Interaksi Manusia Komputer atau HCI (Human Computer Interaction) adalah disiplin ilmu pengetahuan yang mengulas tentang perancangan, evaluasi dan implementasi dari sistem komputer interaktif terkait dengan penggunaannya oleh manusia beserta hal-hal yang terkait dengan itu.
Tujuan utama dari IMK adalah menghasilkan sistem komputer yang mampu digunakan dengan baik oleh pengguna (good usability) melalui desain antarmuka dengan memperhatikan beberapa hal penting seperti memahami faktor-faktor yang membuat manusia menggunakan teknologi, mengembangkan teknik-teknik yang yang memungkinkan untuk membangun sistem yang sesuai dengan tujuan serta mencapi interaksi yang aman, efektif dan efisien.  Selain desain antarmuka, karakteristik manusia tentu saja sangat mempengaruhi IMK.

Kenapa IMK dibutuhkan?
Dari wikipedia, interaksi adalah suatu jenis tindakan atau aksi yang terjadi sewaktu dua atau lebih objek mempengaruhi atau memiliki efek satu sama lain. Melalui definisi tersebut dapat dilihat bahwa pengaruh interaksi sangat kuat bagi pelaku interaksi tersebut. Apabila dikaitkan dengan IMK, dapat dibayangkan seharusnya banyak sekali pengaruh desain antarmuka bagi para pengguna sistem
Desain antarmuka adalah media yang menjembatani kemampuan-kemampuan fungsionalitas sistem kepada pengguna. Selain itu, desain antar muka merupakan kendaraan yang akan membawa pengguna pada fungsi sistem yang ingin dilakukan olehnya. Hal-hal tersebut yang akan memberikan dampak langsung pada pengembang sistem, apalagi jika terkait dengan kustomer dan keutungan organisasi.
Layout, tampilan dan navigasi layar sistem akan memberikan efek bagi pengguna melalui banyak cara. Jika hal-hal tersebut memusingkan dan tidak efisien, maka pengguna akan mengalami kesulitan dalam mengerjakan pekerjan mereka dan relatif melakukan lebih banyak kesalahan. Desain yang buruk akan membuat pengguna takut sehingga tidak akan kembali menggunakan sistem tersebut. Hal-hal tersebut apabila tidak dikelola dengan baik juga akan menyebabkan frustasi dan peningkatan stres pada pengguna serta lebih jauh lagi akan meperburuk kondisi keuangan pengguna dan organisasi. Pada beberapa sistem yang sangat riskan seperti traffic controlnuclear power plant, hal-hal tersebut akan berpengaruh bagi keselamatan pengguna dan masyarakat luas.
Bagi pengembang, tujuan dari rekayasa sistem adalah membuat kualitas hidup pemakai semakin baik. Desainer umumnya ingin membuat sistem interaktif berkualitas tinggi yang dikagumi oleh orang-orang, beredar luas dan sering ditiru, lebih dalam dari sekadar gagasan user-friendly.

Fungsionalitas yang semestinya, seperti yang bisa anda lihat pada gambar sebelah kanan, merupakan salah satu aspek penting dalam tujuan rekayasa sistem yang terkait dengan IMK. Fungsionalitas yang dimaksudkan melingkupi : 

  • Tugas-tugas apa yang harus dilaksanakan.
  • Tugas-tugas umum (sering) mudah ditentukan, namun yang jarang lebih sulit ditemukan.
  • Kelengkapan fungsionalitas.
Aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam suksesnya pencapaian tujuan tersebut adalah :
  • Kehandalan : berfungsi seperti yang diinginkan.
  • Ketersediaan : tersedia ketika hendak digunakan.
  • Keamanan : terlindungi dari akses yang tidak diinginkan.
  • Integritas data : terlindung dari kerusakan baik sengaja atau tidak.
  • Standardisasi : keseragaman sifat-sifat antarmuka pemakai pada aplikasi yang berbeda.
  • Integritas : keterpaduan antara paket aplikasi dan software tools.
  • Konsistensi : keseragaman dalam suatu program aplikasi.
  • Integritas : dimungkinnya data dikonversi pada berbagai hardware dan software.
Situs Web dan IMK
Situs web merupakan salah satu aplikasi sistem komputer yang banyak digunakan oleh manusia saat ini. Selain akses yang mudah dan jaringan yang luas, informasi-informasi sangat mudah didapatkan melalui sistem ini. Pencapaian informasi tersebut tentunya sangat terkait dengan desain antarmuka. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, begitu banyak hal yang dapat mengakibatkan kegagalan pada pengguna. Sangat disayangkan apabila informasi-informasi yang sangat mudah didapatkan melalui situs-situs web tidak dimaksimalkan atau justru memberikan dampak buruk bagi penggunanya.
Situs web memiliki karakteristik yang berbeda dengan aplikasi komputer lainnya. Perbedaan itu dapat dilihat informasi dan navigasi yang menjadi fokus pengguna, redundansi data dan informasi yang begitu banyaknya sehingga terkadang tidak diketahui dari mana asalnya, interaksi yang umumnya hanya dengan melakukan klik sekali pada link, waktu respon dan sebagainya. Karakteristik-karakteristik tersebut yang harus diperhatikan selain karakteristik pengguna situs sendiri.
Situs web memiliki perkembangan yang luar biasa beberapa tahun terakhir ini. Hal tersebut disebabkan oleh mudahnya pembuatan situs web yang juga memudahkan pengguna internet dapat mengembangkan situs web yang mereka buat. Sayangnya, tidak banyak dari mereka yang memahami dan memperhatikan konsep IMK terkait dengan pencapaian informasi dan konten yang disampaikan oleh pengelola situs.

Para perancang antarmuka manusia dan komputer berharap agar sistem komputer yang dirancangnya dapat bersifat akrab dan ramah dengan penggunanya (user friendly).

Untuk membuat antarmuka yang baik dibutuhkan pemahaman beberapa bidang ilmu, antara lain :

1. Teknik elektronika & ilmu komputer
memberikan kerangka kerja untuk dapat merancang sistem HCI

2. Psikologi
memahami sifat & kebiasaan, persepsi & pengolahan kognitif, ketrampilan motorik pengguna

3. Perancangan grafis dan tipografi
sebuah gambar dapat bermakna sama dengan seribu kata. Gambar dapat digunakan sebagai sarana dialog cukup efektif antara manusia & komputer

4. Ergonomik
berhubungan dengan aspek fisik untuk mendapatkan lingkungan kerja yang nyaman, misal : bentuk meja & kursi kerja, layar tampilan, bentuk keyboard, posisi duduk, pengaturan lampu, kebersihan tempat kerja

5. Antropologi
ilmu pengetahuan tentang manusia, memberi suatu pandangan tentang cara kerja berkelompok yang masing – masing anggotanya dapat memberikan konstribusi sesuai dengan bidangnya

6. Linguistik
merupakan cabang ilmu yang mempelajari tentang bahasa. Untuk melakukan dialog diperlukan sarana komunikasi yang memadai berupa suatu bahasa khusus, misal bahasa grafis, bahasa alami, bahasa menu, bahasa perintah

7. Sosiologi
studi tentang pengaruh sistem manusia-komputer dalam struktur sosial, misal adanyaPHK karena adanya otomasi kantor. 

CPU Vs Keyboard


Manusia pada umumnya tidak pernah tahu apa yang terjadi pada saat data dimasukkan ke dalam kotak cpu melalui keyboard. Manusia (user) selalu terfokus pada monitor/printer sebagai keluaran.

Manusia jarang sekali menyadari proses interaksi dengan komputer. Manusia baru menyadari proses interaksi tersebut saat menemukan masalah dan tidak menemukan solusi pemecahannya. Biasanya manusia menyalahkan antarmuka yang kurang inovatif, kurang menarik, kurang komunikatif.

Interaksi bisa dikatakan dialog antara user dengan komputer.
Model atau jenis interaksi, antara lain :

1. Command line interface (perintah baris tunggal)
contoh : unix, linux, dos

2. Menu (menu datar dan menu tarik)
contoh : hampir semua software menggunakan menu

3. Natural language (bahasa alami)
contoh : bahasa pemrograman terstruktur (belum objek)

4. Question/answer and query dialogue
contoh : mysql, dbase interaktif, dll

5. Form-fills and spreadsheets
contoh : excel, lotus, dll

6. WIMP
- Windows Icon Menu Pointer
- Windows Icon Mouse Pulldown Menu
yang termasuk komponen WIMP : button, dialogue boxes, pallettes, dll.




Bidang ilmu interaksi manusia dan komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana mendesain, mengevaluasi, dan mengimplementasikan sistem komputer yang interaktif sehingga dapat digunakan oleh manusia dengan mudah.

Pengertian Interaksi
Komunikasi 2 arah antara manusia (user) dan sistem komputer.
Interaksi menjadi maksimal apabila kedua belah pihak mampu memberikan stimulan dan respon (aksi & reaksi) yang saling mendukung, jika salah satu tidak bisa, maka interaksi akan mengalami hambatan atau bahkan menuju pembiasan tujuan.

Definisi interaksi manusia dan komputer
Interaksi manusia dan komputer adalah sebuah hubungan antara manusia dan komputer yang mempunyai karakteristik tertentu untuk mencapai suatu tujuan tertentu dengan menjalankan sebuah sistem yang bertopengkan sebuah antarmuka (interface).

Prinsip kerja komputer = input proses output
Kepada komputer diberikan data yang umumnya berupa deretan angka dan huruf. Kemudian diolah didalam komputer yang menjadi keluaran sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia.

Tanpa disadari kita (manusia/user) telah berinteraksi atau berdialog dengan sebuah benda (layar monitor), yaitu dalam bentuk menekan tombol berupa tombol angka dan huruf yang ada pada keyboard atau melakukan satu sentuhan kecil pada mouse.
Yang kemudian hasil inputan ini akan berubah bentuk menjadi informasi atau data yang seperti diharapkan manusia dengan tertampilnya informasi baru tersebut pada layar monitor atau bahkan mesin pencetak (printer).

 Sejarah IMK:

  • Komputer pertama kali diperkenalkan secara komersial pada tahun 50-an, mesin ini sangat sulit dipakai dan tidak praktis. Disebabkan karena komputer merupakan mesin yang sangat mahal dan besar, hanya dipakai di kalangan tertentu, misalnya para ilmuwan /ahli-ahli teknik.
  • komputer pribadi (PC) diperkenalkan pada tahun 70-an, Dengan ini prkembangan penggunaan teknologi ini secara cepat dan mengagumkan ke berbagai penjuru kehidupan (pendidikan, perdagangan, pertahanan, perusahaan, dan sebagainya). Kemajuan-kemajuan teknologi tersebut mempengaruhi juga rancangan sistem. Sistem rancangan dituntut harus bisa memenuhi kebutuhan pemakai, sistem harus mempunyai kecocokan dengan kebutuhan pemakai atau suatu sistem yang dirancang harus berorientasi kepada pemakai. Pada awal tahun 70-an ini, juga mulai muncul isu teknik antarmuka pemakai (user interface) yang diketahui sebagai Man-Machine Interaction (MMI) atau Interaksi Manusia-Mesin.
  • Para peneliti akademis mengatakan suatu rancangan sistem yang berorientasi kepada pemakai, yang memperhatikan kapabilitas dan kelemahan pemakai ataupun sistem (komputer) akan memberi kontribusi kepada interaksi manusia-komputer yang lebih baik. Maka pada pertengahan tahun 80-an diperkenalkan istilah Human-Computer Interaction (HCI) atau Interaksi Manusia-Komputer.

Konsep 
Usability merupakan salah satu faktor penting dalam IMK suatu situs web. Kemajuan teknologi menyebabkan pentingnya efektifitas, efesiensi dan kemudahan-kemudahan lainnya ketika pengguna internet mengujungi suatu situs.

Menurut Nielsen(2003), komponen-komponen yang membengaruhi usabilityantara lain :

Usability 


  • Learnability (Kemampuan Pembelajaran)
    • Seberapa mudah memperlajari suatu sistem.
    • Seberapa cepat untuk menguasai sampai menjadi mahir.
    • Bagaimana kemampuan pemakai mempertahankan pengetahuannya setelah jangka waktu tertentu.
  • Throughput (Tolak Ukur Keluaran)
    • Seberapa cepat suatu tugas dikerjakan
    • Seberapa banyak kesalahan dan kesalahan-kesalahan apa saja yang dibuat pemakai.
    • seberapa banyak orang yang diperlukan untuk memperbaiki kesalahan.
  • Flexibility (Keluwesan)
    • Seberapa besar kecocokan sistem dengan keahlian seorang pemakai.
    • Fleksibilitas sistem diubah untuk memenuhi jalan kerja yang berbeda atau perbedaan level dari suatu keahlian.
  • Attitude (Perilaku)
    • Kepuasan pemakai terhadap sistem.
    • Manfaat yang dirasakan oleh pemakai terhadap sistem.
    • Berapa lama sistem dipakai oleh pemakai.
Menurut Mandel(1994)  masalah-masalah usability yang umum terjadi antara lain : 
  • Visualisasi yang buruk.
  • Informasi yang bisa dibaca mengalami kerusakan.
  • Komponen yang tidak dapat dimengerti.
  • Selingan yang mengganggu.
  • Navigasi yang membingungkan.
  • Navigasi yang tidak efisien.
  • Operasi yang tidak efisien.
  • Scrolling yang berlebihan atau yang tidak efisien.
  • Informasi yang berlebihan atau terlalu banyak.
  • Rancangan yang tidak konsisten.
  • Informasi yang tidak ter-update.
Perancangan antarmuka sistem merupakan hal penting yang harus dilakukan sebelum membuat antarmuka. Tiga hal penting yang harus diperhatikan dari peracangan tersebut antara lain :
  • Penentuan sasaran masyarakat pemakai dan tugas-tugasnya sangat penting.
  • Desain yang baik bagi komunitas yang satu bisa tidak sesuai bagi komunitas lainnya.
  • Desain yang efisien bagi sekumpulan tugas dapat tidak efisien bagi kumpulan lainnya.
Mengacu pada hal-hal tersebut, berikut adalah langkah-langkah perancangan antarmuka sistem :
  • Tentukan pengunjung situs.
  • Pahami fungsi bisnis
  • Pahami prinsip-prinsip antarmuka dan rancangan layar yang baik.
  • Kembangkan system menu dan skema navigasi.
  • Pilih jenis windows yang tepat.
  • Pilih peralatan interksi yang tepat.
  • Pilih pengatur layar yang tepat.
  • Buat teks dan pesan yang jelas.
  • Berikan timbal balik yang efektif.
  • Berikan akses yang efektif.
  • Buat grafik, icon, dan gambar yang berguna.
  • Gunakan warna yang tepat.
  • Atur tataruang windows dan halaman.
  • Lakukan test.
Read More...

Mengatasi Eror 5200 pada Pirnter Canon IP 2770

Error 5200 yang muncul pada layar ketika kita mau mencetak dokumen sering sekali dijumpai pada printer canon pixma IP 2770. Biasanya Error tersebut dikarenakan oleh kertas nyangkut (paper jam) ketika proses pengeprinan sebelum error. Jika Anda mengalami hal tersebut silahkan coba kedua cara di bawah ini (pilih salah satu), saya rekomendasikan cara pertama dulu.
Cara Mengatasi Error 5200 Canon IP 2770

 
 
Cara Pertama
  1. Printer dalam keadaan mati dan kabel listrik terpasang.
  2. Tekan tombol RESUME 2 detik kemudian tekan tombol POWER sampai lampu hijau nyala (saat menekan tombol POWER, tombol RESUME jangan dilepas dulu)
  3. Kemudian lepas tombol RESUME, tapi jangan lepas tombol POWER.
  4. Sambil menekan tombol POWER, tekan tombol RESUME 5 kali. Led akan menyala bergantian orange hijau dengan nyala terakhir orange. (jangan sampai keliru 4x karena printer akan mati total).
  5. Lepaskan kedua tombol bersamaan.
  6. Led akan blink sebentar kemudian akan nyala HIJAU.
  7. Dan komputer akan mendeteksi hardware baru, abaikan saja...
  8. Tekan tombol POWER, maka printer akan mati
  9. Tekan lagi tombol POWER  maka ptinter akan nyala dan... PRINTER Isudah siap digunakan

Cara Kedua

  1. Hidupkan printer, dan printer akan terlihat normal
  2. Jalankan printer buat mencetak dokumen atau print test, maka error 5200 akan muncul
  3. Langsung cabut kabel listriknya tanpa menekan tombol on/OFF
  4. Buka dan geser cartridgenya ke tengah secara manual (tekan kait penguncinya warna putih dibelakang head, agar cartridge bisa ditarik ke tengah)
  5. Cabut semua cartridge dan biarkan tutupnya tetap terbuka
  6. Hidupkan printer, head akan bergerak menabrak ke kiri kanan karena tutupnya masih terbuka lalu akan berhenti di tengah
  7. Pasang kembali cartridge, dan tutup yang benar
  8. Printer anda akan kembali normal
Read More...

Cara Merawat Printer Infus

Printer merupakan alat untuk mencetak apa saja dalam bentuk tinta  diatas kertas yang kita sediakan serta mempunyai ukuran yang bermacam - macam sesuai dengan ukuran yang kita inginkan. Printer juga memiliki umur dan bermacam - macam mereknya. Printer pada prinsipnya adalah itu alat untuk mencetak dari media elektronik dalam hal ini komputer /laptop, camera atau pun scanner yang intinya hasil karya kita akan dicetak dalam suatu media kertas dan sesuai dengan ukuran kita. Printer yang dalam keadaan baru kita dari dealer toko printer akan mendapatkan CD driver printer, kabel data ( usb ), kabel power listrik, buku petunjuk, dan buku garansi printer,...


Selanjutnya kita dipermasalahkan dengan kondisi tinta yang akan dipakai. Ada yang beberapa printer boros dalam memakai tinta dan ada juga printer yang irit. Untuk mengatasi itu maka ada beberapa solusi diantaranya memakai tinta infus. Tinta dengan menggunakan infus memang agak sedikit mahal sekitar 200 ribu - 300 ribu sudah komplet, tetapi harga mahal tersebut terbayar dengan keawetan serta iritnya pemakaian tinta selama bertahun - tahun, tentunya juga dengan adanya perawatan. Adapun beberapa perawatan untuk pemakaian printer infus agar tidak rusak hasilnya sebagai berikut :
1.     Sering bersihkan printer seminggu sekali agar terhindar dari debu, karena debu juga bisa merusak komponen printer
2.     Bukalah tutup tempat tinta ( yang paling kecil ) jika akan dipakai untuk mencetak apapun walaupun sedikit
3.     Jangan mencetak dahulu sebelum sobat mengklik bagian maintenance dan dihead cleaning. Jika printer khususnya tinta infus jarang dipakai Jika telah usai maka silahkan cetak sesuai dengan keinginan
4.     Jika sobat memakai printer yang khusus infus, jangan pernah mencetak terlalu banyak, karena ketidak mampuan ( memiliki batasan ) mesin jika harus terus menerus bekerja mencetak
5.     Jika sobat mencetak dalam jumlah banyak antara 50 lembar, maka harus dimatikan dan dinyalakan lagi ( di restat ) bertujuan agar printer yang menggunakan infus ini tetap awet dan tidak cepat rusak
6.     Jangan terlalu banyak menaruh kertas ditatakan sebelum mencetak, karena beban yang diterima akan merugikan roll dalam mesin printer yang akan mengakibatkan priter jadi error
7.     Jika mengisi tinta dalam kotak infus itu jangan terlalu banyak dan harus diisi secukupnya saja, jika kurang kita juga akan mengisi lagi. Hal ini menurut saya agar tekanan yang diberikan pada selang tidak terlalu berlebihan, serta dapat mengawet kondisi printer infus
8.     Jika setelah di head cleaning maka akan dibuang oleh selang kecil di belakang printer, maka sering cek jika telah penuh buanglah pada tempat yang aman dari orang atau anak - anak
9.     Printer harus dipakai setiap hari minimal setiap hari 1 lembar untuk  mencetak agar tekanan udara pada infus tetap baik
10.  Usahakan meletakkan tabung tinta infus sejajar dengan printer, karena jika lebih tinggi tabung tinta, catrid bisa kebanjiran tinta

Read More...

Kode Error pada Printer Canon

Setiap kesalahan penggunaan atau kondisi dari printer dapat mengakibatkan printer tidak dapat dipergunakan (error). Setiap error akan diindikasikan dengan kode tertentu pada Status Printer di komputer pengguna. Dari kode-kode ini dapat kita ketahui kemungkinan kerusakan printer.
Pada printer Canon yang memiliki Panel LCD, biasanya pada layar ditunjukkan kode error yang terjadi. Format tulisan error berupa huruf dan angka, seperti E16.
Dari indikasi ini, secara umum kode error dapat kita bagi menjadi dua bagian, yaitu:
1.   Kode awal E
Biasanya terjadi karena error pada katrid.
2.   Kode awal P
Biasanya terjadi karena error pada komponen printer.
Dari beberapa kejadian yang pernah ditemukan pada printer dengan merek Canon dengan Panel LCD, berikut ini merupakan sedikit catatan dari error yang pernah ditemui:
Error Kode E
1.  E 04, E 05, E 14, E15
Indikasi error terjadi karena adanya katrid yang tidak terbaca (terpasang) dengan baik. Coba cabut katrid, bersihkan elemen pada bagian belakang katrid dengan tissue lembab dan pasang kembali dengan baik. E 05 atau E 15 biasanya karena katrid Black, sedangkan E 04 atau E 14 biasanya karena katrid Color.
Apabila error masih terjadi, hal ini berarti salah satu atau bahkan kedua katrid ada yang sudah tidak berfungsi lagi. Gantilah katrid yang rusak dengan yang masih baik untuk test fungsi printer. Bila Error hilang, berarti katrid harus diganti.
Apabila katrid sudah diganti dan error masih terjadi, maka kemungkinan lain adalah terjadinya kerusakan pada rumah katrid atau kabel data pembaca katrid.
2.  E 13, E16
Error ini menunjukkan bahwa salah satu dari katrid sudah habis masa pemakaiannya. Jika kita perhatikan, pada Status Printer di komputer akan menunjukkan bahwa katrid sudah menjadi kosong (Ink Has Run Out). Coba tekan dan tahan tombol RESUME/STOP pada printer beberapa detik (biasanya 3-5 detik) hingga lampu alarm berhenti berkedip. Lakukan hingga dua kali jika diperlukan.
Apabila setelah beberapa kali dicoba namun printer masih menunjukkan error yang sama, kemungkinannya adalah board printer tidak berfungsi dengan baik.
Error Kode P
1.   P 02
Carriage Error
Pada printer modifikasi dengan system infus, error ini seringkali terjadi. Pastikan bahwa carriage dapat bergerak dengan leluasa. Hal yang perlu dipastikan pada error ini adalah:
§  Tidak ada benda kecil yang masuk ke dalam printer.
§  Untuk printer dengan system infus, selang pemasok tinta tidak menghalangi lajunya carriage.
§  Periksa bagian encoder pada bagian dalam, pastikan pita dalam keadaan bersih, jika terkena cipratan tinta, buka printer dan bersihkan dengan baik.
2.   P 03
Line feed Error
Penyebab utama dari error ini adalah karena kotornya Disc Encoder pada printer. Terletak di bagian dalam printer sebelah kiri. Pastikan Disc dalam keadaan bersih. Jika disc dalam keadaan bersih, kemungkinan lain adalah sensor pembaca disc yang bermasalah/rusak.
3.   P 05
ASF Error
Beberapa penyebab dari error ini adalah sensor pendeteksi kertas, roller penarik kertas, dinamo motor dan board printer. Periksa setiap baigian ini satu per satu. Seringkali kerusakan dengan error ini terjadi hanya karena ASF yang patah atau terdapat bagian yang tidak berfungsi dengan baik.
4.   P 06
Internal Temp Error
Kerusakan ini terjadi karena kerja printer yang berlebihan atau karena printer board printer mengalami kerusakan. Terkadang masalah bisa teratasi hanya dengan membersihkan bagian dalam printer termasuk board printer. Bila hal ini tidak dapat mengatasi error, maka board sudah harus diganti.
5.   P 07
Ink Absorber Full
Error terjadi karena batas maksimum penggunaan printer sudah tercapai. Untuk mengatasi error ini hanya diperlukan software untuk mereset batas penghitungan penggunaan printer. Pada prinsipnya printer menghendaki agar busa penampung tinta pembuangan pada bagian dalam diganti dengan busa penampung yang baru. Pada printer yang sudah menggunakan sistem pembuangan tinta, hal ini tidak perlu dikhawatirkan.
6.   P 08
Print Head Temp Rise
Hal ini terjadi karena head pada katrid menjadi terlalu panas setelah printer mencetak secara berlebihan. Biasanya katrid yang terkena dampak adalah katrid warna. Gantilah katrid dengan yang baru.
7.   P 09
EEPROM error
Kerusakan terjadi karena memori pada board mengalami kerusakan. Gantilah board dengan yang baru.
8.   P 10
Board, Carriage, Both Cartridge
Jenis kerusakan ini biasanya akibat dari pencetakan terus-menerus sementara salah satu katrid ada yg sudah rusak (biasana katrid warna sudah habis atau tidak mengeluarkan tinta), sehingga menyebabkan kerusakan pada board atau carriage. Hal termudah dalam penelurusan kerusakan untuk error adalah mengganti katrid terlebih dahulu, baru kemudian pada penggantian carriage atau board.
9.   P 15
VBUS over currant
Kelebihan arus pada USB printer ini dapat menyebabkan kerusakan pada board. Cobalah mengganti kaber USB terlebih dahulu, jika masih bermasalah gantilah board printer.
10. P 20
Other Error
Error ini tidak dikenali oleh Printer Status sehingga printer tidak berfungsi. Untuk mengatasinya adalah dengan mengganti board.
11. P 22
Scanner Error
Kerusakan pada scanner printer biasanya terjadi karena printer pernah terjatuh atau karena tertimpa benda yang agak berat. Cobalah perbaiki scanner, jika scanner sudah dinggap baik, ganti board printer.
Read More...